setiap anjing perlu memiliki nama, sehingga saat dipanggil, anjing yang datang adalah anjing yang dipanggil sesuai nama tersebut. hal ini penting, terutama jika jumlah anjing yang dimiliki cukup banyak. karenanya, setiap anjing harus mengenal namanya dengan baik. mengenalkan nama kepada anjing harus dimulai sejak dini, maksimal berumur dua bulan karena lebih dari itu latihan menjadi kurang efektif. caranya adalah anak anjing diajak berlari-lari kecil sambil bermain dan setelah terlihat lelah, pelatih mengambil jarak sekitar tiga meter. misalnya anjing akan dinamai Mimi, maka anjing tersebut dipanggil dengan nada lembut seolah-olah mengajaknya untuk bermain lagi. Mi.. mi kesini! jika anjing tidak memerhatikan, panggilan dilakukan dengan tepukan. suara tepukan biasanya menarik perhatiannya, sehingga anjing mendekat.
setelah anjing mendekat, pelatih memberikan elusan lembut, sehingga ia tahu tindakannya benar -------> REINFORCEMENT.
jika tepukan pun tidak berhasil, bisa dicoba lagi dengan cara yang lain, yakni dengan mengiming-iminginya pakan (makanan) beraroma kuat, misalnya daging goreng. caranya, pelatih mengacung-acungkan pakan tersebut sambil menyebut namanya hingga anjing itu datang menghampirinya.
setelah anjing menghampirinya, pelatih memberikan pakan tersebut, sehingga ia tahu bahwa tindakannya benar -------> REINFORCEMENT.latihan ini sebaiknya dilakukan berulang-ulang sampai anjing hafal dengan namanya sendiri.
Sumber:
Prajanto & Andoko, A. (2006). Membuat anjing sehat dan pintar. Tangerang: Agromedia Pustaka.


0 comments:
Post a Comment