melatih anjing buang kotoran secara tertib tidaklah sulit, modalnya hanya kesabaran dan rutinitas.
kita dapat melatih anjing supaya dapat BAB di tempat yang benar.salah satu cara yang bisa dipakai adalah dengan menggunakan reinforcement dan punishment. cara tersebut adalah cara yang biasa dipakai kebanyakan orang. anjing akan belajar dari apa yang dilihat, didengar, dan dialaminya
berikut akan saya beri contoh aplikasi sehari-hari menggunakan cara reinforcement dan punishment:reinforcement
jika anjing sudah BAB di tempat yang sesuai dengan pemiliknya kehendaki, maka anjing diberi pujian, diberi makanan, diberi belaian, dan hal-hal lain yang ia sukai. sehingga lama-kelamaan ini akan menjadi kebiasaan untuk anjing agar membuang kotorannya di tempat yang memang dikehendaki oleh pemiliknya.
punishment
jika anjing BAB di sembarang tempat, maka pemiliknya segera menangkap dan memegang anjingnya, kemudian menunjuk kotoran tersebut dan berkata "no" atau "tidak" dengan nada keras sambil menatap tajam matanya.teguran terus-menerus seperti ini lama-kelamaan membuat anjing menyadari bahwa perbuatannya adalah tidak benar. dengan sepengetahuan anjing, kotoran sebaiknya diambil dan dibuang oleh pemiliknya ke tempat yang dikehendaki.
cara lain adalah dengan mengamati kebiasaan anjing dalam buang kotoran. umumnya, anjing akan buang kotoran setelah selesai makan. karenanya, begitu anjing selesai makan, sebaiknya anjing diajak keluar sampai menunjukkan tanda-tanda akan buang kotoran. setelah tanda-tanda itu muncul, anjing dituntun ke tempat tertentu, misalnya di bawah pohon atau rerumputan dan dibiarkan buang kotoran disana. latihan ini sebaiknya dilakukan secara rutin. dengan rutinitas seperti ini, anjing akan menunggu diajak jalan-jalan oleh tuannya untuk buang kotoran.
jika reinforcement dan punishment ini terus diulang, maka lama-kelamaan, anjing akan mengerti bahwa ia tidak boleh BAB lagi di sembarang tempat pada akhirnya, ia dapat BAB di tempat yang benar. hal ini dapat terjadi karena anjing merasa senang saat diberi penghargaan setelah berhasil BAB di tempat yang benar, sehingga anjing ingin hal ini dapat terulang secara terus-menerus dan juga karena anjing tidak mau lagi mendapat hukuman karena telah BAB di sembarang tempat, sehingga ia tidak lagi BAB di sembarang tempat.Sumber:
Prajanto & Andoko, A. (2006). Membuat anjing sehat dan pintar. Tangerang: Agromedia Pustaka.



0 comments:
Post a Comment